Bagaimana cara cek Engine Mounting aus tanpa bongkar, simak disini. Mengetahui cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus tanpa bongkar merupakan langkah penting bagi pemilik mobil yang ingin menjaga kenyamanan dan kesehatan mesin tanpa harus langsung mengeluarkan biaya besar. Engine mounting sering kali luput dari perhatian karena letaknya tersembunyi dan tidak termasuk komponen yang rutin dicek seperti oli atau rem. Padahal, ketika kondisinya menurun, dampaknya dapat langsung terasa pada getaran, suara, hingga kestabilan mesin.
Banyak pengendara baru menyadari masalah setelah muncul gejala yang cukup mengganggu, seperti getaran berlebih saat idle atau suara hentakan saat mobil mulai berjalan. Dengan memahami cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus secara sederhana dan tanpa pembongkaran, anda dapat melakukan deteksi dini sebelum kerusakan menyebar ke komponen lain. Artikel ini akan membahas fungsi engine mounting, tanda-tanda keausan, panduan pengecekan praktis, risiko jika diabaikan, hingga rekomendasi tempat pemeriksaan profesional.
Fungsi Engine Mounting dalam Sistem Kendaraan

Engine mounting berfungsi sebagai dudukan mesin yang menghubungkan mesin dengan rangka kendaraan. Komponen ini umumnya terbuat dari kombinasi logam dan karet elastis yang dirancang untuk menahan beban mesin sekaligus meredam getaran.
Dalam kondisi normal, engine mounting menjaga posisi mesin tetap stabil meskipun terjadi getaran akibat proses pembakaran. Ketika karet mounting mulai mengeras, retak, atau robek, fungsi peredaman akan berkurang. Inilah alasan mengapa memahami cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus tanpa bongkar sangat penting untuk kenyamanan berkendara.
Jenis Engine Mounting yang Umum Digunakan

Sebelum melakukan pengecekan, anda perlu mengetahui bahwa engine mounting tidak hanya satu jenis. Perbedaan tipe ini memengaruhi cara kerja dan gejala keausannya.
Engine Mounting Karet Konvensional
Jenis ini paling umum digunakan pada mobil harian. Mounting karet bekerja meredam getaran secara mekanis dan memiliki usia pakai tertentu tergantung kondisi pemakaian.
Engine Mounting Hidrolik
Mounting hidrolik menggunakan cairan khusus untuk meredam getaran. Kenyamanan yang dihasilkan lebih baik, namun ketika rusak, gejalanya sering lebih sulit dikenali tanpa pemeriksaan teliti.
Tanda Awal Engine Mounting Mulai Aus
Mengenali gejala awal akan memudahkan anda menerapkan cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus secara tepat. Berikut tanda-tanda yang sering muncul.
Getaran Mesin Terasa Lebih Kuat
Getaran berlebih saat mesin idle atau ketika AC dinyalakan sering menjadi indikasi awal engine mounting mulai melemah. Getaran ini terasa hingga ke setir atau kabin.
Suara Hentakan Saat Mobil Mulai Jalan
Bunyi “dug” atau hentakan saat mobil mulai bergerak atau ketika perpindahan gigi dapat menandakan mesin tidak lagi tertahan stabil.
Posisi Mesin Terlihat Tidak Simetris
Pada beberapa kasus, mesin terlihat miring ke satu sisi ketika kap dibuka. Ini menunjukkan salah satu engine mounting tidak lagi menopang beban dengan baik.
Cara Cek Kondisi Engine Mounting yang Sudah Aus Tanpa Bongkar
Berikut panduan praktis cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus tanpa bongkar yang dapat anda lakukan sendiri di rumah tanpa peralatan khusus.
Observasi Visual dari Ruang Mesin
Buka kap mesin dan perhatikan kondisi engine mounting yang terlihat. Periksa apakah terdapat retakan pada karet, perubahan bentuk, atau posisi mesin yang tidak sejajar.
Karet yang tampak mengeras atau pecah merupakan tanda jelas keausan. Metode ini menjadi langkah awal cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus secara visual.
Perhatikan Getaran Saat Mesin Idle
Nyalakan mesin dalam kondisi diam. Rasakan getaran pada setir, dashboard, dan kursi. Getaran yang terasa kasar dan tidak wajar menandakan kemampuan redam mounting sudah berkurang.
Uji Respons Mesin Saat Digas
Dengan posisi transmisi netral dan rem tangan aktif, injak pedal gas secara perlahan. Amati pergerakan mesin. Mesin yang terangkat atau bergeser berlebihan menunjukkan mounting tidak lagi kokoh.
Perhatikan Perubahan Saat AC Dinyalakan
Menyalakan AC menambah beban mesin. Jika getaran meningkat signifikan saat AC aktif, hal ini dapat menjadi petunjuk tambahan dalam cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus tanpa bongkar.
Dengarkan Suara Tidak Normal
Perhatikan suara dari ruang mesin saat mobil melewati jalan tidak rata atau saat berhenti mendadak. Suara benturan halus dapat berasal dari mesin yang bergerak karena mounting aus.
Risiko Jika Engine Mounting Aus Dibiarkan
Mengabaikan cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus dan membiarkannya dalam kondisi rusak dapat menimbulkan dampak lanjutan.
Kenyamanan Berkendara Menurun
Getaran berlebih membuat kabin terasa tidak nyaman, terutama dalam perjalanan jarak jauh atau saat macet.
Kerusakan Komponen Pendukung Mesin
Mesin yang bergerak tidak stabil dapat menarik selang, kabel, dan komponen lain hingga mempercepat keausan atau menyebabkan kerusakan.
Risiko Kerusakan Transmisi
Pada beberapa kendaraan, engine mounting yang aus dapat memengaruhi posisi transmisi dan menimbulkan hentakan saat perpindahan gigi.
Waktu Ideal Mengganti Engine Mounting
Tidak ada patokan pasti kapan engine mounting harus diganti, karena sangat bergantung pada kondisi pemakaian. Namun, jika hasil pengecekan menunjukkan beberapa tanda keausan sekaligus, penggantian sebaiknya tidak ditunda.
Dengan rutin menerapkan cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus tanpa bongkar, anda dapat menentukan waktu penggantian secara lebih tepat dan ekonomis.
Perbedaan Engine Mounting Aus dan Masalah Mesin Lain
Getaran mesin tidak selalu disebabkan engine mounting. Oleh karena itu, penting membedakan gejalanya.
Getaran Akibat Mesin Tidak Seimbang
Masalah busi atau sistem pembakaran juga dapat menimbulkan getaran, namun biasanya disertai performa mesin yang menurun.
Getaran dari Kaki-Kaki Mobil
Getaran dari kaki-kaki umumnya terasa saat mobil berjalan, sedangkan engine mounting aus lebih terasa saat mobil diam atau mulai bergerak.
Rekomendasi Tempat Pengecekan dan Penggantian Engine Mounting
Jika anda ragu dengan hasil pengecekan mandiri, membawa kendaraan ke bengkel merupakan langkah bijak. Bengkel umum terpercaya atau bengkel spesialis kaki-kaki dan mesin biasanya memiliki pengalaman dalam menangani masalah engine mounting.
Anda juga dapat mempertimbangkan bengkel resmi sesuai merek kendaraan untuk memastikan penggunaan komponen sesuai standar pabrikan dan pemasangan yang presisi.
Memahami cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus tanpa bongkar memberikan banyak manfaat bagi pemilik kendaraan. Dengan mengenali cara cek kondisi engine mounting yang sudah aus sejak dini, anda dapat mencegah getaran berlebih, menjaga kenyamanan berkendara, serta menghindari kerusakan lanjutan yang lebih mahal. Pemeriksaan sederhana dan rutin menjadi kunci untuk memastikan mesin tetap stabil dan kendaraan selalu dalam kondisi prima.
Pembiayaan BPKB solusi cepat untuk kebutuhan dana Anda. Proses mudah, persyaratan ringan, dan pencairan dana cepat tanpa ribet. Cukup gunakan BPKB mobil atau motor, kendaraan tetap bisa digunakan seperti biasa. Bunga kompetitif, tenor fleksibel, dan aman karena bekerja sama dengan lembaga pembiayaan terpercaya. Ajukan sekarang dan wujudkan kebutuhan finansial Anda dengan pembiayaan BPKB yang praktis dan terpercaya.
