Magnetic Clutch pada AC mobil adalah salah satu komponen penting yang bertugas menghubungkan dan memutuskan putaran mesin ke kompresor AC. Banyak pemilik mobil yang hanya mengetahui cara menggunakan AC tanpa benar-benar memahami bagaimana sistem ini bekerja. Padahal, memahami Apa Itu Magnetic Clutch pada AC Mobil dan Ciri-ciri Kerusakannya sangat penting untuk menjaga performa AC tetap dingin dan nyaman saat berkendara.
Jika Magnetic Clutch mengalami gangguan, AC bisa tiba-tiba tidak dingin, menimbulkan suara kasar, atau bahkan merusak kompresor yang harganya cukup mahal. Karena itu, mengetahui fungsi serta tanda-tanda kerusakan adalah langkah awal dalam perawatan AC mobil.
Apa Itu Magnetic Clutch pada AC Mobil?

Magnetic Clutch adalah kopling magnet yang terletak pada bagian depan kompresor AC mobil. Komponen ini bekerja berdasarkan gaya magnet yang akan aktif ketika tombol AC dinyalakan dari kabin mobil. Ketika gaya magnet aktif, putaran mesin diteruskan ke kompresor untuk memompa freon sehingga udara dingin dapat dihasilkan.
Fungsi Utama Magnetic Clutch
- Menghubungkan putaran mesin ke kompresor ketika AC diaktifkan.
- Memutus putaran mesin ketika AC dimatikan agar kompresor tidak bekerja terus menerus.
- Mengatur siklus pendinginan sesuai kebutuhan temperatur dalam kabin.
- Membantu menjaga efisiensi bahan bakar dan mencegah overheat pada kompresor.
Jadi, tanpa Magnetic Clutch, kompresor tidak dapat bekerja sesuai fungsi pendinginan pada AC mobil.
Komponen dalam Magnetic Clutch

Secara umum, Magnetic Clutch terdiri dari beberapa bagian penting yang bekerja secara bersamaan:
- Coil Magnet (kumparan magnet)
- Pulley atau puli
- Pressure plate atau clutch disc
- Bantalan (bearing) pada pulley
Keempat komponen tersebut memiliki peran masing-masing dalam memastikan sistem AC bekerja secara optimal.
Cara Kerja Magnetic Clutch pada AC Mobil

Ketika pengemudi menekan tombol AC, arus listrik mengalir ke kumparan magnet. Kumparan tersebut menghasilkan gaya magnet yang menarik plate untuk menempel ke pulley. Akibatnya, pulley yang berputar karena terhubung dengan mesin mobil akan menggerakkan kompresor AC.
Sebaliknya, ketika AC dimatikan, arus listrik akan terputus dan clutch akan melepaskan plate sehingga kompresor berhenti berputar. Ini memastikan kompresor tidak bekerja terus menerus dan menghindari risiko kerusakan komponen pendingin.
Ciri-ciri Kerusakan Magnetic Clutch pada AC Mobil
Sebagai pemilik mobil, Anda perlu memahami tanda awal kerusakan agar tidak berujung pada kerusakan yang lebih parah. Berikut ciri-ciri yang sering muncul:
1. AC Tidak Dingin atau Dingin Tidak Stabil
Jika kompresor tidak bekerja karena Magnetic Clutch tidak terhubung, maka freon tidak disirkulasikan dengan baik sehingga AC kehilangan kemampuan pendinginannya.
2. Muncul Suara Berdecit atau Berisik dari Area Kompresor
Bantalan pada pulley yang rusak dapat menimbulkan suara yang terdengar jelas saat AC dinyalakan. Semakin lama dibiarkan, suara akan semakin keras.
3. Bau Gosong di Sekitar Mesin
Jika terjadi gesekan berlebih atau kopling magnet tidak bekerja sesuai fungsi, dapat menyebabkan panas berlebih sehingga menimbulkan bau terbakar.
4. Puli Kompresor Tidak Berputar Saat AC Dinyalakan
Pengecekan visual sederhana dapat dilakukan dengan membuka kap mesin. Jika tombol AC ditekan tetapi pulley bagian tengah tidak ikut berputar, kemungkinan besar Magnetic Clutch mengalami masalah.
5. AC Kadang Menyala, Kadang Mati
Kumparan magnet bisa melemah sehingga tidak dapat mengaktifkan clutch secara konsisten. Kondisi ini biasanya terjadi secara bertahap.
6. Kompresor Menyala Terus dan Tidak Mau Off
Jika magnetic clutch tidak dapat melepas kopling, maka kompresor terus bekerja meskipun AC dimatikan. Hal ini sangat berbahaya dan bisa merusak kompresor.
Penyebab Magnetic Clutch AC Mobil Rusak
- Usia pemakaian yang sudah lama.
- Belt atau fan belt terlalu kencang sehingga membuat bearing cepat rusak.
- Arus listrik ke coil tidak stabil.
- Pulley terkena kotoran dan menyebabkan gesekan berlebih.
- Komponen AC bekerja terlalu berat karena freon kurang atau kompresor bermasalah.
Penyebab-penyebab tersebut harus diidentifikasi sejak dini agar tidak menimbulkan kerusakan turunan lainnya.
Dampak Jika Magnetic Clutch Tidak Segera Diperbaiki
Jika gangguan pada Magnetic Clutch dibiarkan terus-menerus, maka beberapa dampak berikut berpotensi terjadi:
- Kompresor AC rusak total dan harus diganti.
- Borong biaya servis semakin mahal.
- AC tidak dingin sama sekali.
- Kerusakan merembet ke sistem pendinginan lainnya.
Padahal, biaya perbaikan magnetic clutch jauh lebih murah dibandingkan penggantian kompresor AC.
Perkiraan Biaya Perbaikan Magnetic Clutch
Biaya servis tergantung tingkat kerusakan dan merek mobil:
- Ganti bearing magnetic clutch: Rp150.000 – Rp450.000
- Ganti coil magnet: Rp250.000 – Rp850.000
- Ganti satu set magnetic clutch: Rp600.000 – Rp2.000.000
Lebih baik melakukan pengecekan rutin daripada harus mengeluarkan biaya besar akibat keterlambatan perawatan.
Cara Merawat Magnetic Clutch Agar Tetap Awet
- Hidupkan AC minimal seminggu sekali untuk melumasi kompresor.
- Bersihkan ruang mesin secara berkala agar pulley tidak cepat kotor.
- Periksa kondisi fan belt, jangan terlalu kencang.
- Lakukan servis AC setiap 6 bulan sekali.
- Gunakan freon dan oli kompresor yang sesuai standar.
Perawatan yang tepat akan memperpanjang usia sistem pendinginan mobil Anda.
Apa Itu Magnetic Clutch Berhubungan dengan Kenyamanan Berkendara
Jika Magnetic Clutch dalam kondisi baik, AC akan bekerja stabil, suhu kabin nyaman, dan perjalanan menjadi menyenangkan. Sebaliknya, kerusakan pada komponen ini bisa membuat perjalanan tidak nyaman, apalagi saat cuaca panas.
Mengetahui Magnetic Clutch pada AC Mobil dan Ciri-Ciri Kerusakannya
Magnetic Clutch berperan sebagai penghubung putaran mesin ke kompresor AC. Jika terjadi masalah pada komponen ini maka AC bisa kehilangan fungsinya. Dengan memahami Apa Itu Magnetic Clutch pada AC Mobil dan Ciri-ciri Kerusakannya, Anda dapat melakukan pencegahan kerusakan besar dan menjaga AC tetap dingin setiap saat.
Segera lakukan pemeriksaan jika ditemukan tanda-tanda kerusakan untuk menghindari biaya servis yang lebih mahal di kemudian hari.
Dapatkan informasi, berita, tips otomotif hanya di Pembiayaan BPKB Otomotif
