Gejala Aki Soak pada Mobil dan Penyebabnya

Semakin berumur suatu kendaraan, maka akan semakin berkurang juga staminanya. Hal tersebut ditandai dengan kondisi berbagai komponen mobil yang mengalami penurunan fungsi termasuk aki. Ya, aki pada mobil bisa saja soak dan biasanya ditandai beberapa gejala. Apa sajakah gejala aki soak?

Bagi Anda yang memiliki mobil dan ingin tahu kondisi aki mobil Anda soak atau tidak, Anda bisa mengenalinya dengan mengidentifikasi beberapa gejala berikut ini!

 

Gejala Aki Soak

Sebelum aki mobil benarbenar tak dapat digunakan, aki yang soak atau rusak akan menunjukkan beberapa tanda atau gejala. Apa sajakah tanda atau gejala aki soak yang dapat diidentifikasi?

Beberapa gejala aki soak di antaranya :

Mesin mobil sulit dinyalakan

Hal pertama yang akan sangat dirasakan oleh pemilik kendaraan bermotor termasuk mobil jika akinya mulai rusak atau soak adalah mesin kendaraan sulit dinyalakan. Gejala aki soak ini berlangsung lama.

Bahkan meski mobil sudah dicoba distarter berulang kali, mesinnya tidak akan mau menyala dan bahkan tidak muncul suara sama sekali.

Suara klakson tidak nyaring

Pada sebuah kendaraan dengan aki yang mulai melemah, rusak atau soak, bisa ditandai salah satunya adalah dengan suara klakson. Pada umumnya klakson kendaraan dengan aki soak suaranya tak akan lagi terdengar normal, cenderung lemah dan tidak nyaring bahkan nyaris tidak ada bunyinya.

Cahaya lampu lebih redup

Gejala aki soak pada mobil juga bisa terlihat dari sorotan lampu pada kendaraan. Memang hal ini bukan menjadi penyebab utama karena kalau soal lampu, lampu juga bisa rusak karena memang komponen kabelnya.

Jika lampu sudah berumur lama, komponen kabelnya bisa mengalami kerusakan dan harus segera dilakukan penggantian. Jadi Anda bisa cek juga lampu yang rusak tersebut.

Jika setelah dicek, kabelkabelnya normal maka bisa jadi cahaya lampu meredup terjadi akibat aki yang soak. Terlebih jika diiringi dengan gejalagejala yang sudah kami sebutkan sebelumnya.

 

Penyebab Aki Mobil Cepat Soak

Ada berbagai macam faktor yang menyebabkan aki mobil cepat rusak atau cepat soak. Apa sajakah faktor penyebab tersebut?

Beberapa faktor yang menjadi penyebab aki mobil cepat soak di antaranya :

Mobil jarang digunakan atau dipanaskan

Mobil yang jarang digunakan atau jarang dipanaskan ketika tidak digunakan bisa menjadi salah satu penyebab mengapa aki mobil akhirnya soak atau soak lebih cepat.

Hal tersebut terjadi lantaran komponen kelistrikan pada mobil tidak mendapatkan suplai kelistrikan secara cukup sehingga menjadikan kapasitas akinya menjadi kurang maksimal. Karenanya pastikan mobil sering digunakan paling tidak sekali dalam seminggu.

Atau kalau mobil tidak digunakan, pastikan agar Anda memanaskan mesin mobilnya. Jika memang Anda termasuk pengguna mobil yang jarang atau mobil akan ditinggal bepergian ke luar kota lebih dari dua minggu lamanya, pastikan untuk melepas kabel listrik aki dimulai dengan melepas bagian negatif baru melepas bagian positifnya sehingga meminimalisir potensi terjadinya hubungan pendek arus listrik.

Penggunaan mobil yang intens

Tak hanya jarang digunakan, intensitas penggunaan mobil yang tinggi juga dapat menjadi salah satu penyebab aki mobil cepat soak. Hal tersebut lantaran aki terus menerus bekerja sehingga membuat umur pakainya berkurang secara otomatis.

Hal ini wajar karena setiap komponen pada mobil memang memiliki masa pakai, termasuk juga dengan aki. Namun pada hakikatnya, akan lebih menyenangkan dan memberi kepuasan jika aki soak akibat penggunaan mobil yang intens dibandingkan aki yang soak tanpa digunakan.

Air aki habis

Jika Anda merupakan pengguna aki dengan tipe basah, maka air aki yang habis bisa mengakibatkan mobil tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Jadi pastikan selalu melakukan pengecekan terhadap kondisi aki Anda jika mobil Anda menggunakan jenis atau tipe aki basah. Jika akinya habis, segera lakukan isi ulang agar aki tidak sampai soak. Cek juga kondisi air aki sebelum Anda bepergian.

Kapasitas aki mobil kecil

Over suplai bisa terjadi ketika kapasitas aki mobil terlalu kecil sementara kebutuhan kelistrikan terlalu besar. Jika over suplai terjadi maka sudah bisa dipastikan hal tersebut berdampak pada aki yang masa pakainya berkurang atau cepat soak.

Aksesoris mobil yang berlebihan

Bagi pecinta mobil, melakukan modifikasi mobil memang menjadi hal yang sangat menyenangkan dan mengasyikkan. Seringkali pemilik mobil melakukan upaya modifikasi dengan berbagai macam cara.

Salah satunya adalah dengan menambahkan sistem audio tanpa memperhatikan kapasitas aki mobilnya. Padahal jika kapasitas aki mobil tidak mampu mencukupi kebutuhan arus listrik karena audio yang terlalu besar, hal tersebut berimplikasi terhadap kemungkinan aki tersedot habis dengan cepat sehingga aki pun tekor atau soak.

Penggunaan lampu HID/ projector berlebihan

Selain modifikasi sistem audio yang berlebihan, penggunaan lampu HID/ projector yang berlebihan juga dapat mengakibatkan akinya soak. Jadi ada baiknya sebelum memodifikasi mobil dengan menambahkan audio atau lampulampu tambahan, Anda harus melihat dulu berapa daya yang dibutuhkan.

Dengan begitu Anda bisa mengganti aki dengan ampere yang lebih besar agar kebutuhan dayanya dapat disesuaikan dan aki tidak sampai tekor.

Usia aki memang sudah tua

Semakin bertambahnya usia mobil, hal tersebut tentu akan berbanding lurus dengan umur aki. Semakin tua usia aki, kemampuannya dalam menyimpan daya dan memanfaatkan daya yang dimiliki juga akan semakin berkurang.

Alhasil jika gejala aki soak dirasakan akibat usia aki yang memang sudah tua, maka tak ada solusi lain Anda harus mengganti akinya. Biasanya aki sudah tidak bisa digunakan lagi ketika menyentuh umur 2 atau 3 tahun.

Gejala Aki Soak

Jika aki tibatiba rusak atau soak di jalan, apa yang harus dilakukan?

Solusi Jika Aki TibaTiba Rusak Atau Soak

Tak jarang aki sudah mengalami tanda tanda atau gejala kerusakan, namun kita mengabaikannya dan tetap menggunakan mobil untuk jalanjalan. Karena itu tibatiba aki soak atau rusak di jalan. Jika hal tersebut terjadi, bagaimana solusinya?

Solusinya ketika aki tibatiba rusak atau soak saat mobil digunakan, maka Anda harus melakukan jump start pada aki. Untuk melakukan jump start ini, Anda harus memperhatikan jumper yang digunakan.

Anda harus memperhatikan bagaimana kutub dari jumper aki tak boleh bersentuhan ketika direkatkan pada aki yang masih sehat agar aki yang masih sehat tidak terkontaminasi kondisi aki yang sudak soak atau rusak.

Pastikan kutub positif dan negatif yang sudah direkatkan dijaga keberadaannya. Anda bisa menggunakan penjepit untuk menjaganya. Hal tersebut penting agar kutub tersebut tidak sampai mengenai tangki bahan bakar atau body mobil karena jika mengenai dua hal tersebut berpotensi mengakibatkan letupan yang menimbulkan kebakaran.

Itulah sedikit informasi yang kami dapat bagikan terkait tanda atau gejala aki soak dan penyebabnya. Jika Anda mengalami gejala atau tanda di atas, segera ganti aki mobil Anda karena itu artinya masa pakai aki sudah habis sehingga aki pada mobil butuh diganti.

Baca Juga : Cara Melepas Aki Mobil Injeksi

Baca Juga : Cara Merawat Aki Mobil Yang Jarang Dipakai

Gadai BPKB Bandung